
Jakarta Utara – Selasa, 10 September 2024, Pengadilan Agama Jakarta Utara kembali melaksanakan kegiatan kuliah ringkas (kulkas) sebagai agenda rutin pembinaan rohani. Pada kesempatan kali ini, ceramah disampaikan oleh Hakim Pengadilan Agama Jakarta Utara, Bapak Drs. Saprudin, S.H., bertempat di Musholla Al-Mizan.
Dalam ceramahnya, beliau mengangkat tema penting tentang ketegasan hukum dalam Islam dan keadilan tanpa pandang bulu, dengan merujuk pada sabda Rasulullah yang masyhur:
“Seandainya Fatimah binti Muhammad mencuri, maka pasti akan aku potong tangannya.”
Pernyataan Rasulullah tersebut, menurut Drs. Saprudin, S.H., bukan sekadar ungkapan, melainkan pelajaran mendalam bahwa hukum harus ditegakkan dengan adil, tanpa membeda-bedakan status sosial, kedudukan, maupun kedekatan dengan penguasa.
“Pesan yang bisa kita ambil adalah bahwa Islam menjunjung tinggi prinsip persamaan di hadapan hukum. Tidak boleh ada diskriminasi. Semua orang berkedudukan sama ketika berhadapan dengan aturan, baik itu orang biasa maupun kerabat dekat pemimpin,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa dalam konteks kekinian, aparatur peradilan dituntut untuk menjaga integritas, keadilan, dan keberanian dalam menegakkan hukum sesuai amanah. “Kita sebagai insan peradilan harus meneladani sikap Rasulullah yang adil dan tidak kompromi terhadap pelanggaran hukum,” tambahnya.


Kegiatan kuliah ringkas ini ditutup dengan doa bersama, dan diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh aparatur Pengadilan Agama Jakarta Utara untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, integritas, serta profesionalitas dalam menjalankan tugas sehari-hari.
“Pengadilan Agama Jakarta Utara | S.M.A.R.T. | Sigap | Mandiri | Akuntabel | Responsibel | Transparan”
PA.JUku Maju
PA.JUku Hebat
PA.JUku Smart
SMAP Bisa
WBK Sukses
WBBM InsyaAllah
